Jakarta – Brand wadah makan dan minuman plastik favorit Ibu-ibu, Tupperware, resmi menyatakan kebangkrutan setelah 78 tahun menguasai pasar nyatanya tidak mampu membuat brand legendaris asal Amerika Serikat tersebut bertahan. Bahkan, mereka sudah mengajukan perlindungan kebangkrutan Bab 11.
Presiden dan CEO Tupperware Brands Corporation Laurie Ann Goldman, mengatakan bahwa perusahaan mereka akan meminta izin pengadilan untuk terus beroperasi selama proses berlangsung.
“Kami berencana untuk terus melayani para pelanggan kami yang berharga dengan produk-produk berkualitas tinggi yang mereka sukai dan percayai selama proses ini,” ujar Laurie dikutip oleh MBKPOS.com dari detik.com.
Perusahaan asal Amerika Serikat ini mengalami kesulitan penjualan karena pandemi dan terlilit utang hingga 812 juta dollar AS atau sekitar Rp 12,4 triliun.
Pandemi mengubah perilaku masyarakat yang lebih senang memasak di rumah ketimbang menggunakan wadah untuk menyimpan makanan sehingga menurunkan permintaan produk. Laurie Ann Goldman juga mengatakan bahwa selama beberapa tahun terakhir, posisi keuangan perusahaan sangat terdampak oleh lingkungan ekonomi makro yang menantang.
“Akibatnya, kami menjajaki berbagai opsi strategis dan memutuskan bahwa ini adalah jalan terbaik ke depan. Proses ini dimaksudkan untuk memberi kami fleksibilitas penting saat kami mencari alternatif strategis untuk mendukung transformasi kami menjadi perusahaan yang mengutamakan teknologi digital dan lebih siap melayani para pemangku kepentingan kami,” tambah Laurie Ann.
Sebagai Informasi, Tupperware sendiri didirikan pada tahun 1946 oleh Earl Tupper. Ia juga yang mematenkan segel kedap udara yang fleksibel. Perusahaan ini menjadi terkenal pada tahun 1950-an dan 1960-an ketika orang-orang mengadakan “Pesta Tupperware” di rumah mereka untuk menjual wadah plastik kepada teman dan tetangga.
Saat ini, perusahaan Tupperware mempekerjakan lebih dari 5.450 karyawan di 41 negara dan bekerja sama dengan lebih dari 465.000 konsultan independen di hampir 80 negara. Sementara di Indonesia sendiri, bisa dikatakan Tupperware memiliki tempat tersendiri di hati para ibu-ibu.






